Mengenal Puisi Rakyat – Materi Bahasa Indonesia Kelas 7 SMP

Dalam dunia kesusastraan, Indonesia memiliki banyak warisan turun-temurun yang dituturkan dari mulut-kemulut. Warisan itu berupa kesusastraan lama. Kesusastraan lama seringkali disebut juga kesusastraan klasik atau kesusastraaan tradisional. Kesusastraan lama atau sastra lama memiliki ciri sebagai berikut:

  1. Anonim, tidak diketahui siapa pengarangnya;
  2. Ceritanya banyak berkisar pada hal gaib, kehidupan istana, raja-raja, dewa-dewi, para pahlawan, atau tokoh-tokoh sakti lainnya;
  3. Terikat pada aturan tertentu;
  4. Merupakan sastra lisan, karena dituturkan dari mulut ke mulut.

Kesusastraan lama yang berkembang pada masa itu adalah mantra, pantun, syair, gurindam, dongeng, dan lain sejenisnya. Di dalam sastra lama itu terdapat juga puisi lama. Puisi lama terlihat kaku karena terikat oleh aturan-aturan seperti jumlah kata dalam tiap baris, jumlah baris dalam tiap bait dan juga pengulangan kata yang bisa di awal maupun di akhir sajak atau kita kenal dengan sebutan rima. Aturan dalam puisi lama mengikat seperti; 1) jumlah larik dalam satu bait; 2) jumlah kata dalam tiap larik; 3) jumlah suku kata dalam tiap larik; 4) mempunyai rima dan irama yang teratur; danĀ  5) ada hubungan dalam tiap lariknya. Adanya aturan dalam puisi lama membuat tidak semua puisi bisa digolongkan ke dalam puisi lama. Selain itu, puisi lama juga bersifat statis karena harus memenuhi berbagai aturan yang berlaku

Puisi Rakyat by Isnaini Shaleh on Scribd

Bagaimana cara mengunduh file yang dibagikan tersebut. [silakan baca di: https://rumahshaleh.com/cara-mengunduh-file-di-scribd]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *